Kamis, 16 November 2017

TUGAS SOFTSKILL

Pengalaman Pribadi Mengenai sikap Membangun Motivasi Diri Sendiri

Ditugas kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya, waktu kecil saya bercita-cita ingin menjadi arsitek karenanya saya sering membuat sebuah rumah, robot, hewan dari lego dan segala sesuatu yang berhubungan dengan susun-menyusun. Saat SMP saya mulai mengenal warung internet (warnet) disana saya bermain game online dan ditempat itu juga saya mengenal berbagai macam orang yang tidak saya ketahui sebelumnya, dari awalnya yang seminggu sekali saya menjadi ketagihan bermain warnet dan itu mengakibatkan uang saku saya cepat habis lalu saya memutuskan untuk mengulangi porsi saya dalam bermain ke warnet karena saya sadar hal itu sangat boros dan tidak baik. Karena saya saat SMP suka bermain warnet saat SMK saya memutuskan untuk masuk jurusan TKJ. Setelah   menginjak bangku SMK saya tetap bermain warnet tetapi dengan porsi yang sewajarnya. Saat mau lulus saya berfikir tentang apa yang harus saya lakukan saat lulus nanti akhirnya saya memutuskan untuk berkuliah dengan jurusan Teknik Informatika. Motivasi saya masuk jurusan TI karena selain melanjutkan dari SMK tetapi saya juga sudah mengerti dasar-dasar dari jaringan komputer itu sendiri.
Di saat awal saya ingin serius memperdalam ilmu komputer tapi setelah beberapa bulan berlalu saya menjadi kurang motivasi karena malas atau ya memang bawaan saya yang selalu santai dalam segala hal. Waktu-waktu saya habiskan dengan nongkrong bersama-teman dari sore hingga malam dan itu sangat menguras keuangan saya, akhirnya saya mengurangi waktu nongkrong saya. Ditingkat 2 saya berusaha membangun motivasi agar dapat serius dalam memperdalam ilmu saya dalam Teknik Informatika. Akhirnya saya memiliki tujuan untuk mendalami suatu bahasa pemrograman yaitu JAVA karena java merupakan bahasa yang sering dipakai bagi progammer atau yang bersangkutan dengan TI, menurut saya jika kita memiliki suatu tujuan tertentu maka kita akan lebih termotivasi dan terpacu dalam mencapainya.
          Saya juga berfikir diumur saya yang sudah menginjak kepala dua dan mau lulus pasti saya harus mempunyai kemampuan dalam pemrograman agar dapat bersaing di dunia kerja. Dari tujuan yang sudah saya tetapkan pasti ada halangan maka daripada  itu harus ada paksaan dari diri sendiri, banyak orang yang berfikir sesuatu yang dipaksakan itu tidak baik tapi menurut saya suatu paksaan itu penting, jika kita tidak memaksa diri kita maka kita tidak akan terpacu. Oleh karena itu paksaan perlu agar diri kita bisa dan maju dan apabila berhasil kita juga bisa memotivasi orang lain agar lebih baik. Lalu Pola pikir merupakan aspek yang penting dalam membangun motivasi, kita harus memiliki pola pikir yang bertumbuh atau berkembang. Dengan pola pikir ini kita bisa menumbuhkan rasa percaya dalam melakukan segala hal, contoh apabila kita tidak mengerti bahasa pemrograman java kita bisa belajar melalui media online lewat internet atau bisa belajar dengan orang-orang yang ahli. Teman juga menjadi faktor penting yang memperteguh motivasi kita dalam mencapai suatu tujuan, kita bisa mengambil sikap positif dari teman sebaya entah itu dalam hal disiplin waktu, bersikap tegas kepada hal yang salah dan lain sebagainya.

          Hal yang penting menurut saya dalam membangun motivasi untuk mencapai suatu tujuan adalah menganggap kegiatan yang kita lakukan itu menyenangkan, dengan anggapan seperti ini kita bisa lebih menghargai tujuan kita. Dalam suatu tujuan kita pasti memiliki suatu alasan mengapa ingin menggapai hal tersebut, kita bisa membayangkan hasil akhir setelah kita berhasil mencapai tujuan, kita juga haru selalu mengingat alasan kita tersebut agar lebih terpacu dalam menggapainya. Contoh saya ingin mengusai bahasa pemrograman java, nah hasil akhirnya saya akan lebih mudah dalam tugas kuliah dan tentunya di dunia kerja saya akan bisa lebih bersaing karena saya sudah memiliki kemampuan dalam pemrograman java. Keuntungan lain juga kita bisa ikut suatu organisasi yang terkait tujuan kita tersebut, dengan mengikuti suatu organisasi selain motivasi kita yang terus bertumbuh kita juga bisa mendapatkan pengalaman dan berbagai macam informasi mengenai tujuan kita, dengan bonus teman kita bertambah banyak. Maka daripada itu apa salahnya jika kita mulai membangun motivasi diri dari sekarang agar bisa jadi pribadi yang berguna bagi diri sendiri dan orang banyak.

TUGAS SOFTSKILL

SDM dan Organisasi di PT. DJARUM, Tbk

v  Profil Perusahaan
PT Djarum adalah sebuah perusahaan rokok di Indonesia. Perusahaan dulunya merupakan perusahaan perorangan yang didirikan olej Oei Wie Gwan. Kini perusahaan ini telah menjadi perusahaan perseroan yang bersa di Indonesia. Perusahaan ini memiliki 5 nilai inti dalam mengembangkan perusahaan antara lain fokus pada pelanggan, profesionalisme, organisasi yang terus belajar, satu keluarga, serta tanggung jawab sosial. Rokok kretek pada mulanya ditemukan oleh H. Djamhari tahun 19880 di Kota Kudus. Inilah sebabnya mengapa Kudus disebut Kota Kretek. Ketika itu, H. Djamhari adalah seorang perokok. Ia pun sering kali merasa sesak napas. Saat ia merasa sesak, kemudian ian menggunakan minyak cengkeh untuk mengobati sesaknya tersebut. Hingga suatu saat ia mencoba meracik daun tembakau dengan daun the untuk ia rokok. Hasilnya, percobaan tersebut memuahkan hasil yaitu rokok kretek. Disebut rokok kretek karena letupan api yang membakar cengkeh menghasilkan bunyi tek-tek-tek.
Perusahaan rokok kretek Djarum sendiri mulai berdiri pada 25 Agustus 1950 engan bantuan 10 pekerja. Oei Wie Gwan, mantan agen rokok Minak Djinggo yang ada di Jakarta, awalnya memasok roko untuk Dinas Perbekalan Angkata Darat. Tahun 1955 kemudian Djarum mulai memperbanyak produksi serta memperluas pemasarannya. Produksi PT Djarum ini pun kemudian semakin besar setelah perusahaan ini menggunakan mesin pelinting serta mesin pengolah tembakau. PT Djarum mengolah serta menghasilkan produk rokok kretek dan cerutu. Ada tiga jenis rokok yang kita kenal selama ini. Pertama, Cerutu yang terbuat dari daun tembakau kemudian dibungkus juga dengan daun tembakau. Kedua, rokok putih yang terbuat dari daun tembakau kemudian dibungkus dengan kertas sigaret. Ketiga, rokok kretek yang terbuat dari tembakau dengan ditambah daun cengkeh kemudian dibungkus dengan kertas sigaret. Dalam sehari, PT Djarum dapat menghasilkan omset sekitar Rp 23,66 milyar. Sasaran pemasarannay sendiri bukan hanya di Indonesia saja tapi juga ke negara lain seperti Austria, Prancis, Polandia, Spanyol, Turki, Portugal, Belanda, Belgia, Jerman, Luxemburg, Jepang, Kanada, Brazil, Malaysia, Usa dan beberapa negara lainnya.
Visi dan Misi PT. Djarum
To satisfy the global smoker’s needs 
Visi : "Menjadi yang terbesar dalam nilai penjualan dan profitabilitas di industri rokok Indonesia".

Misi : "PT.Djarum hadir untuk memuaskan kebutuhan merokok para perokok”.



v  Struktur Organisasi






















Penjelasan Struktur Organisasi PT DJARUM
Dalam tiap divisi yang ada pada PT DJARUM, terdiri dari beberapa level, antara lain sebagai berikut :
·      Level 1: Direktur.
·      Level 2: Senior Manajer.
·      Level 3: Manajer.
·      Level 4: Officer.
·      Level 5: Staff.
·      Level 6: Clerk/Operations.
·      Level 7: Non Clerk.



v  Deskripsi dan Spesifikasi Tugas

Berikut adalah tugas dan wewenang dalam struktur organisasi yang ada pada PT Djarum :
·      Chief Executive Officer
Chief Executive Officer merupakan seseorang yang bertugas untuk memimpin perusahaan dan bertanggung jawab atas kestabilan perusahaan.
·         Strategic Affairs
Bagian ini memiliki tugas dan wewenang sebagai perencanaan strategis didalam menghadapi berbagai macam tantangan baik eksternal maupun internal yang dapat menentukan maju mundurnya perusahaan PT Djarum didalam menghadapi berbagai hambatan.
·      Chief Operating Officer
Chief Operating Officer merupakan seseorang yang bertanggung jawab atas operasional harian dalam sebuah perusahaan
·      Public Affairs
Bagian perusahaan yang bertugas untuk mengurusi hubungan perusahaan dengan pemerintah, menangani apakah perusahaan sudah sesuai dengan kebijakan pemerintah.
·      SCM
Bagian ini memiliki tugas dan wewenang untuk merencanakan produksi serta persediaan serta melakukan distribusi ke cabang-cabang PT Djarum
·      QMS
Bagian ini memiliki tugas dan wewenang untuk memeriksa qualitas barang yang diterima dari supplier apakah sesuai denganspesifikasi untuk kemudian dimasukan sebagai kategori: unrestricted stock ataupun blocked stock.
·      Corporate Communication
Bagian ini memiliki tugas dan wewenang didalam mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas berkaitan dengan komunikasi baik yang berhubungan dengan media atau publik.
·      Business Development
Bagian ini memiliki tugas dan wewenang didalam merencanakan perkembangan PT Djarum didalam menghadapi berbagai tantangan yang berasal dari dalam maupun dari luar PT Djarum.
·      Business Technology
Bagian ini memiliki tugas dan wewenang didalam menyiapkan arsitektur, customizing, serta hal yang berkaitan dengan perencanaan kesiapan didalam menghadapi perkembangan teknogi yang semakin pesat serta kebutuhan- kebutuhan customizingdidalam menghasilkan aplikasi yang efektif, efisien dan user friendly.
·      Production
Bagian ini memiliki tugas dan wewenang didalam merencanakan produksi baik produk setengah jadi maupun produk jadi yang berkualitas tinggi sehingga dapat memenuhi permintaan baik dari pihak eksternal (konsumen/end user) maupun dari permintaan internal (cabang-cabang)
·      Finance
Bagian ini memiliki tugas dan wewenang terhadap penerimaan dan pengeluaran kas, sehingga dengan adanya divisi ini keuangan di PT Djarum dapat terkelola secara optimal serta pencatatan dapat tersimpan dengan baik.
·      Marketing
Bagian ini memiliki tugas dan wewenang untuk mengidentifikasi kebutuhan pangsa pasar sehingga PT Djarum dapat memberikan kepuasan terhadap pelanggan melalui peningkatan kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan PT Djarum.
·         Purchasing
Bagian ini memiliki tanggung jawab untuk melakukan pembelian semua material dan barang yang dibutuhkan untuk proses produksi dan material lain yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Di dalam bagian purchasing dibagi lagi menjadi :
o   Warehousing
Bagian ini memiliki tugas dan wewenang terhadap penerimaan barang yang telah dikirimkan oleh pihak supplier di dalam proses penyimpanannya serta menentukan apakah barang tersebut dikategorikan sebagai barang Unrestricted Used ataupun Block Stocked.
o   Purchaser
Bagian ini memiliki tugas dan wewenang didalam memenuhi kebutuhan bahan baku yang berkualitas tinggi yang digunakan untuk keperluan produksi didalam menghasilkan rokok dengan standart yang tinggi. Dimana divisi ini juga mengatur, merencanakan serta , menetukan pembelian yang memang sesuai dengan kebutuhan / keperluan PT Djarum.
o   Administration
Bagian yang membuat laporan data pembelian dan menganalisis data pembelian.



v  Sistem Penggajian

Sistem Pengupahan pada industri rokok cukup bervariasi sesuai dengan tingkat /status tenaga kerja yang bersangkutan. Sistem penggajian di PT. DJARUM dibedakan menjadi 3 jenis :
·         Upah bulanan, Upah ini diberikan berdasarkan tingkat pendidikan/kualitas tenaga kerja. Jenis upahini sama dengan upah yang lazimnya diterima oleh pagawai tetap pada industriindustri lain. Apabila pekerja tidak hadir,maka upahnya tidak akan mengalami perubahan apapun.
·         Upah harian diberikan berdasarkan hari kerja setiap mereka masuk kerja. Apabila pekerja tidakdapat hadir, maka ia akan kehilangan hak atas upah pada hari tesebut, kecuali jikamereka ijin tetap mendapatkan bayaran asal tidak melebihi jumlah yang ditetapkanperusahaan.
·         Upah borongan diberikan berdasarkan berdasarkan jumlah produksi / satuan hasil yang dihasilkan pekerja. Untuk jenis upah ini, pekerja tidak akan mendapatkan upah seperti yangdisepakati apabila pekerjaan yang diborongkan tidak selesai pada waktu yang ditentukan.
Penetapan standar upah bagi pekerja borongan dan harian diatur melalui melaluiPersatuan Pengusaha Rokok Kudus (PPRK) dengan memperhatikan kemampuan dankepentingan seluruh anggota serta standar biaya hidup di daerah tersebut. Dalam industri rokok antara pekerja pria dan wanita terdapat kesetaraan inxupah/tidak adanya deskriminasi antara pria dan wanita untuk pekerjaan yang sama nilainya.PT. Djarum membagi tenaga kerjanya dalam 3 status, yaitu:
·         Tenaga Kerja Borongan (buruh langsung), terdiri dari:
o  Buruh giling / linting sigaret
o  Buruh pembungkusan/contong.
o  Buruh pengepakan.
o  Buruh batil.
·         Tenaga Kerja Harian (buruh tidak langsung), terdiri :
o  Buruh sortir.
o  Buruh rajang cengkeh.
o  Tenaga administrasi.
·         Tenaga Bulanan, terdiri dari :
o  Tenaga administrasi.
o  Tenaga manajerial.  



#Komentar
Karena masalah tenaga kerja adalah masalah yang rawan konflik maka untuk perusahaan dan para petinggi agar selalu memperhatikan hak-hak dari tenaga kerja itu sendiri, karena sesungguhnya tenaga kerja adalah mitra bagi perusahaan dan merupakan aset utama dalam menentukan sukses tidaknya perusahaan tersebut.
Oleh karena itu perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja harus dijaga sebaik- baiknya. Bagi pemerintah diharapkan untuk memperhatikan kemakmuran daripada tenaga kerja melalui program-program yang akan menjamin kehidupan sosial dan akan berdampak baik bagi tenaga kerja itu sendiri.